Posts

Mengenal Serikat Pekerja Dosen dan Karyawan (SPD-K): Suara Kolektif dalam Dunia Akademik

Image
Dalam dunia kampus, kolaborasi antara sivitas akademika dan tenaga kependidikan menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, adil, dan berdaya saing. Salah satu wujud nyata dari kolaborasi tersebut adalah hadirnya Serikat Pekerja Dosen dan Karyawan, atau yang kerap disingkat SPD-K. 1. Apa Itu Serikat Pekerja Dosen dan Karyawan? Serikat Pekerja Dosen dan Karyawan (SPD-K) adalah organisasi yang dibentuk oleh dan untuk para dosen serta tenaga kependidikan di lingkungan perguruan tinggi. Tujuannya adalah memperjuangkan hak-hak, meningkatkan kesejahteraan, serta mewadahi aspirasi anggotanya dalam menghadapi berbagai dinamika di dunia kerja kampus. SPD-K hadir sebagai representasi kolektif dari para pekerja pendidikan, yang tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antara pekerja dan manajemen kampus, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun atmosfer kerja yang kondusif dan profesional. 2. Fungsi dan Peran SPD-K Mewakili dan Melindungi Hak Pekerja SPD...

Fakultas Ilmu Komunikasi UMT Gelar Talkshow: Wujudkan Kampus yang Keren Lewat Sinergi Mahasiswa dan SPD-K

Dalam semangat membangun iklim kampus yang inklusif, produktif, dan penuh kolaborasi, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mpu Tantular Jakarta kembali menunjukkan kiprahnya sebagai motor penggerak komunikasi efektif di lingkungan akademik. Kali ini, Fikom UMT akan menggelar sebuah talkshow interaktif bertajuk: “Ngobrolin Sinergi: Mahasiswa & Serikat Pekerja Dosen Karyawan (SPD-K), Kompak Wujudkan UMT yang Keren!” 1.  Latar Belakang Acara Di tengah dinamika kehidupan kampus yang terus berkembang, kolaborasi antara mahasiswa dan pihak kampus terutama Serikat Pekerja Dosen & Karyawan (SPD-K) menjadi hal yang sangat penting. Hubungan yang harmonis dan saling memahami antara kedua pihak ini merupakan kunci terciptanya lingkungan akademik yang sehat, dinamis, dan mendukung kemajuan bersama. Sayangnya, kenyataan di lapangan kerap menunjukkan bahwa sinergi ini belum berjalan secara optimal. Masih banyak kendala seperti minimnya ruang dialog, kurangnya komunikasi terbuka, dan kuran...

Mengenal Teori Kebutuhan Maslow

Image
Teori Hierarki Kebutuhan Maslow mengusulkan bahwa kebutuhan manusia dapat diatur dalam bentuk piramida yang terdiri dari lima tingkat. Menurut Maslow, individu harus memenuhi kebutuhan yang lebih rendah terlebih dahulu sebelum dapat beralih ke tingkat kebutuhan yang lebih tinggi.  1.Piramida kebutuhan ini meliputi: Kebutuhan Fisiologis Kebutuhan fisiologis adalah tingkat paling dasar dalam hierarki Maslow. Ini mencakup kebutuhan mendasar untuk bertahan hidup seperti makanan, air, udara, tidur, dan tempat tinggal. Kebutuhan ini harus dipenuhi sebelum seseorang dapat memikirkan kebutuhan yang lebih tinggi. Kebutuhan Keamanan Setelah kebutuhan fisiologis terpenuhi, individu fokus pada kebutuhan keamanan. Ini termasuk kebutuhan akan perlindungan, stabilitas, dan keselamatan dari ancaman fisik atau emosional. Kebutuhan keamanan mencakup aspek seperti tempat tinggal yang aman, pekerjaan yang stabil, dan perlindungan dari bahaya. Kebutuhan Sosial (Kebutuhan Cinta dan Perasaan Diterima) Se...

Pentingnya Public Relations Dalam Menjaga Reputasi Organisasi

Image
Public Relations (PR) memiliki peran krusial dalam menjaga dan membangun reputasi organisasi. Reputasi yang baik merupakan aset berharga yang mempengaruhi kepercayaan publik, loyalitas pelanggan, dan keberlanjutan bisnis. Berikut adalah penjelasan mengenai pentingnya PR dalam menjaga reputasi organisasi, disertai dengan referensi terpercaya: 1. Membangun dan Mempertahankan Reputasi Positif PR bertanggung jawab untuk menciptakan citra positif organisasi melalui komunikasi yang efektif dengan publik. Ini melibatkan penyampaian informasi yang akurat, transparan, dan konsisten untuk membangun kepercayaan dan loyalitas. Menurut artikel di Onebox.co.id, kehumasan membantu membangun dan mempertahankan reputasi positif melalui berbagai strategi komunikasi, seperti pembuatan konten yang menarik, pengelolaan media sosial, dan hubungan dengan media. 2. Mengelola Krisis dengan Efektif Dalam situasi krisis, PR berperan penting dalam merespons dengan cepat dan menyampaikan informasi yang menenangkan...

Komunikasi Generasi Z: Bahasa, Media, dan Budaya yang Terus Berevolusi

Image
Di tengah derasnya arus digital, Generasi Z (Gen Z) muncul sebagai generasi yang membentuk dan dibentuk oleh cara komunikasi baru. Lahir antara tahun 1997 hingga 2012, mereka adalah digital natives sejati—tumbuh bersama internet, media sosial, dan teknologi yang terus berkembang. Tapi, seperti apa sebenarnya pola komunikasi mereka? Yuk kita bahas! 1. Gaya Bahasa Gen Z: Kreatif, Lincah, dan Penuh Simbol Bahasa bagi Gen Z bukan cuma alat komunikasi, tapi juga bagian dari identitas. Mereka sering menciptakan atau memodifikasi kata-kata untuk mencerminkan ekspresi diri dan solidaritas kelompok. Contohnya: Singkatan & akronim seperti “OOTD”, “FYI”, “WKWK”, “Bestie” Kode sosial digital : Emoji tertentu punya makna tersendiri (💀 bukan berarti mati, tapi ngakak parah!) Bahasa campuran (code-mixing) : Gabungan bahasa Indonesia dan Inggris seperti “Capek banget sih hari ini, literally exhausted!” Menurut linguist Gretchen McCulloch dalam bukunya Because Internet: Understanding the New Rul...

Fondasi Interaksi dalam Dunia Kerja: Membangun Koneksi yang Produktif dan Profesional

Image
Dalam dunia kerja, kemampuan teknis memang penting. Tapi, tanpa interaksi yang efektif, kerja tim bisa berantakan, komunikasi tersendat, dan tujuan organisasi pun sulit tercapai. Maka dari itu, penting bagi kita untuk memahami fondasi interaksi dalam dunia kerja . Yuk, kita kupas bersama!  1. Pengertian Interaksi di Dunia Kerja Menurut Gibson, Ivancevich, dan Donnelly (2006), interaksi kerja adalah proses komunikasi dan pertukaran informasi antar individu dalam organisasi untuk mencapai tujuan bersama. Interaksi ini meliputi komunikasi verbal dan nonverbal, kerja sama tim, serta hubungan antar individu dalam struktur kerja formal maupun informal.  2. Fondasi Utama Interaksi Kerja a. Komunikasi Efektif Komunikasi merupakan pondasi utama interaksi. Robbins dan Judge (2017) menyebutkan bahwa komunikasi yang jelas, terbuka, dan dua arah akan membangun kepercayaan dan mengurangi konflik. Kunci komunikasi yang efektif: Mendengarkan aktif Menggunakan bahasa yang sesuai Memberikan dan...