Komunikasi Generasi Z: Bahasa, Media, dan Budaya yang Terus Berevolusi
Di tengah derasnya arus digital, Generasi Z (Gen Z) muncul sebagai generasi yang membentuk dan dibentuk oleh cara komunikasi baru. Lahir antara tahun 1997 hingga 2012, mereka adalah digital natives sejati—tumbuh bersama internet, media sosial, dan teknologi yang terus berkembang. Tapi, seperti apa sebenarnya pola komunikasi mereka? Yuk kita bahas! 1. Gaya Bahasa Gen Z: Kreatif, Lincah, dan Penuh Simbol Bahasa bagi Gen Z bukan cuma alat komunikasi, tapi juga bagian dari identitas. Mereka sering menciptakan atau memodifikasi kata-kata untuk mencerminkan ekspresi diri dan solidaritas kelompok. Contohnya: Singkatan & akronim seperti “OOTD”, “FYI”, “WKWK”, “Bestie” Kode sosial digital : Emoji tertentu punya makna tersendiri (💀 bukan berarti mati, tapi ngakak parah!) Bahasa campuran (code-mixing) : Gabungan bahasa Indonesia dan Inggris seperti “Capek banget sih hari ini, literally exhausted!” Menurut linguist Gretchen McCulloch dalam bukunya Because Internet: Understanding the New Rul...